Kamis, 27 September 2012
LKS (Lomba Kompetensi Siswa)
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya diharapkan mampu mendorong pendidikan vokasi di tiap kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Sebab, pendidikan vokasi akan berpengaruh pada pengurangan jumlah kemiskinan dan pengangguran di setiap daerah. Lomba yang diikuti oleh siswa SMK ini mengkompetisikan puluhan bidang sesuai dengan kompetensi keahliannya. Dan untuk LKS SMK ke 21 Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 ini mempertandingkan 50 mata lomba.
Lomba tersebut terbagi dari, teknologi dan industri, teknologi informasi, pariwisata, bisnis manajemen dan pekerjaan sosial, pertanian perikanan dan kelautan, serta kriya seni dan kesehatan. LKS ini diikuti oleh 1.800 peserta dari 35 kabupaten/kota se Jateng.
Pembukaan lomba dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Nur Hadi Amiyanto dengan menyerahkan piala juara umum kepada panitia dan tuan rumah yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin dan Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Kartono di Halaman Balai Kota Semarang, Selasa (18/9) petang.
Pada sambutannya Nur Hadi mengatakan, kebijakan vokasi ini bukan untuk mengesampingkan pendidikan SMA, karena mereka diproyeksikan untuk melanjutkan kuliah. Sedangkan, SMK diorientasikan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan. ''Diharapkan LKS kali ini pemenangnya mampu mewakili Jateng ke nasional mengingat prestasi 2012 sebagai juara umum,'' tuturnya.
Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang diwakili Plt Sekda Kota Semarang, Adi Tri Hananto mengatakan, komitmen Kota semarang dalam mengoptimalkan peran ditandai dengan kenaikan angka partisipasi kasar (APK) dan jumlah SMK dan SMA, 64% banding 36%. Kondisi itu meningkat dibandingkan tahun lalu dengan perbandingan 52% banding 48%.
Sementara itu, Ketua Panitia LKS SMK ke 21 tingkat Jateng, Kartono menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu media seleksi provinsi untuk mengirimkan wakilnya di ajang LKS SMK tingkat nasional pada tahun 2013 mendatang.
Sedangkan bagi daerah dan provinsi Jawa Tengah, kegiatan ini mendorong untuk terwujudnya provinsi vokasi. Pelaksanaan lomba LKS yang berpindah-pindah setiap tahunnya dari daerah ke satu daerah ini bermanfaat untuk mengangkat potensi kabupaten/kota, sekaligus memberikan motivasi dalam memberikan dukungan kepada Jateng sebagai provinsi vokasi.
''Hingga saat ini 20 daerah di Jateng sudah mendeklarasikan sebagai kabupaten/kota vokasi. Sedangkan, 15 kabupaten/kota ditargetkan pada tahun 2013 sudah menjadi vokasi,'' tandasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar